Jalan Hidup

Hidup tidak dengan cara menghabiskan rokok putihmu setiap hari.
Atau berlama-lama dengan mesin berlayar 15 inci.

Kau bisa berteriak tanpa ada orang yang melarangmu, tapi mendengarkanmu.
Daripada kau pasang poster-poster disetiap dinding tembok dan orang-orang berlalu-lalang tanpa sedikitpun melihatnya.

Hidup bukan dengan jalan menghabiskan makanan yang kau punya.
Sementara saudaramu mengencangkan ikat pinggang dan mengganjal perutnya dengan batu.

Kau harus mulai akrab dengan jalan terjal berliku dan segala onak durinya.
Atau bahkan dengan wabah penyakit yang dibawa oleh cuaca dingin saat kemarau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar